SOPPENG, SAR COM — Sebuah momen penuh kebanggaan dan haru mewarnai Gedung Serbaguna La Patau, Watansoppeng, Sabtu (15/8/2026). Sebanyak 64 putra-putri terbaik Kabupaten Soppeng resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Soppeng Tahun 2026, siap mengemban tugas suci mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Upacara pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, selaku Pembina Upacara. Prosesi berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan Ikrar Paskibraka yang dipimpin Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Soppeng, Drs. A. Zulkarnain, AP, dilanjutkan penghormatan kepada Bendera Merah Putih diiringi lagu "Bagimu Negeri".
Momen paling menyentuh hadir saat Bupati membacakan pernyataan pengukuhan, menyematkan lencana dan memasangkan kendit kepada pemimpin upacara. Kemudian, seluruh anggota Paskibraka menerima penyematan lencana dan kendit langsung dari tangan orang tua mereka — suasana haru menyelimuti ruangan, bangga bercampur syukur melebur menjadi satu.
Dalam laporannya, Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Soppeng, Drs. Andi Muhammad Surahman, menjelaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan berjiwa nasionalisme tinggi.
Ke-64 anggota Paskibraka — terdiri dari 32 putra dan 32 putri dari SMA, SMK, MA, dan sederajat se-Kabupaten Soppeng — telah melalui proses seleksi ketat sejak Maret hingga April 2026. Mereka juga mendapatkan pembinaan intensif dari instruktur TNI, Polri, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Soppeng untuk mengasah kedisiplinan, karakter, dan semangat pengabdian.
Dalam amanatnya, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa pengukuhan ini adalah awal dari sebuah perjalanan pengabdian.
“Menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Kalian adalah putra-putri terbaik yang telah diseleksi bukan hanya dari kemampuan baris-berbaris, tetapi juga kecerdasan, kesehatan, kepribadian, dan akhlak,” tegas Bupati.
Bupati juga berpesan agar para Paskibraka senantiasa menjadi teladan, menjaga persatuan, dan memegang teguh nilai luhur budaya Bugis: Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge. Semangat mengibarkan bendera pun diharapkan terwujud dalam kehidupan nyata — ketekunan belajar, karya nyata, dan pengabdian kepada masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pembimbing, serta orang tua yang telah mendukung dan mendoakan putra-putri mereka hingga siap mengemban amanah ini.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Soppeng, Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, jajaran Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri Watansoppeng, Penjabat Sekretaris Daerah, serta para pimpinan perangkat daerah dan orang tua anggota Paskibraka.(ton)