Lomba Menu Tradisional meriahkan HUT RI di Soppeng.

Iklan Semua Halaman

Conected

banner 336x280

Lomba Menu Tradisional meriahkan HUT RI di Soppeng.

Kamis, 15 Agustus 2019

Bupati Soppeng bersama Forkorpimda hadiri lomba menu tradisional

SOPPENG, SUARAREALITA.COM-Nuansa Semarak Peringatan Hari Kemerdekaan RI 74 (HUT RI) sudah mulai terasa di tengah masyarakat, 
Berbagai macam kegiatan mulai di gelar sudah tentu hal itu relevan dengan tema HUT Kemerdekaan RI ke-74 tahun ini, yaitu “SDM Unggul, Indonesia Maju”.

Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM kabupaten Soppeng turut berperan dalam perayaan Kemerdekaan RI ke 74, dengan menggelar Lomba Menu tradisional bertempat di Aula Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Kamis (15/8/2019).

Kadis Perindag Kabupaten Soppeng Andi Makkaraka.

Kadis Perindag Kabupaten Soppeng, Andi Makkaraka,selaku Penitia Pelaksana mengatakan, lomba menu tradisional ini dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 74, serta untuk melestarikan kearifkan lokal yang ada di bumi latemmamala.

"Adapun peserta dari kegiatan ini yaitu SKPD dan Kecamatan tingkat Kab.Soppeng. juri dari lomba ini yaitu Tim Penggerak PKK Kab.Soppeng," ungkapnya.

Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak, yang hadir saat membuka acara Lomba menu Tradisional mengatakan, kegiatan ini sangat penting, karena mengajarkan kita berlomba secara profesional.


Bupati menjelaskan Makanan tradisional di soppeng bukan hanya cuma sekedar makanan tetapi mempunyai manfaat serta fungsi, karena makanan tradisonal ini mempunyai makna yang tidak sembarang hidangkan, seperti acara maddoja bine ada makanan khusus yang disajikan pada acara ini, jelas kaswadi.

Lanjut Kaswadi Perlu diketahui makanan tradisional dan modern sangatlah berbeda, jadi para peserta semoga betul - betul menyajikan makanan tradisional dan tidak di modifikasi.

"Seperti membuat menu gorengan, jangan sampai memakai minyak yang banyak di jual di pasaran, karena kita di soppeng mempunyai minyak tradisional yaitu minyak tana' (Minyak kelapa yang dikelola dengan alat seadanya),bukan pabrikan," tuturnya.

Kaswadi menambahkan, jangan sampai menu yang di hidangkan tradisional tapi tampilan dan dekorasinya modern. Karena menu dan dekornya harus sesuai tambah Pung Dulli.

" Lomba menu tradisional ini dilakukan dari tahun ke tahun agar nilai - nilai tradisional yang ada di bumi Latemmamala terus dipertahankan, karena makanan tradisional di soppeng sedikit demi sedikit mulai terkikis dengan adanya makanan modern. Karena disini kita mencari sesuatu yang mulai hilang, yang dulu menjadi makanan favorit bagi orang tua kita," jelasnya.

Yang juara nanti akan mewakili kab.soppeng ke tingkat provinsi, saya harap tim penggerak pkk mendampingi dan membina pemenang untuk diadakan simulasi mengulang - ulang apa yang akan di sajikan nanti nantinya.

"Jangan merasa malu untuk berkompetisi dengan kabupaten lain, karena soppeng mempunyai banyak menu lokal yang dapat kita perlombakan serta mempunyai catatan sejarah. Karena tidak mungkin daerah peradaban sejarahnya sudah lama mau di kalahkan oleh daerah lain yang masih muda," tutupnya.

Hadir pada acara tersebut, Anggota Forkopimda, Pimpinan SKPD, Ketua TP PKK Kab.Soppeng (sar)