Parepare dinilai sebagai kota yang memiliki destinasi wisata multi dimensi



PAREPARE,SAR.COM--Kota Parepare sebagai kota jasa, niaga, dan pendidikan, sebagai kota lintas dari berbagai kota disekitar kota cinta Habibie Ainun Parepare kembali meraih penghargaan Innovative Tourism Destination atau tujuan wisata inovatif.

Penghargaan itu diraih dalam ajang CNN Indonesia Award yang digelar di Hotel Claro Makassar, pada Rabu (21/3)

Sementara penghargaan itu didapatkan sebagai kota wisata yang diserahkan langsung oleh Direktur Transmedia Latif Harnoko dan diterima oleh Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali .

Parepare dinilai sebagai kota yang memiliki destinasi wisata multi dimensi, yang memiliki pegunungan dengan muara sungai yang diberi nama "Salo Karajae" yang artinya sungai besar airnya mengalir melintang ditengah-tengah wilayah antara kecamatan Bacukiki dan kecamatan Bacukiki barat menuju laut lepas yang juga diberi nama "Sumpang Minangae" artinya Mulut sungai mengalir airnya ke laut.

Saat usai penerimaan penghargaan tersebut, Penjabat Walikota Parepare Akbar Ali memaparkan Parepare kota lengkap dalam hal tourism destination. Kata dia, semua dimensi wisata ada di kota Parepare.

“Di antaranya ada religius tourism. Di sini terdapat 4 masjid besar seperti masjid terapung BJ Habibie, masjid agung KH Abdurrahman Ambo dalle, masjid Al Mujahidin dan taman syariah,” bebernya.

Selain itu Parepare juga memiliki spot-spot wisata lain, seperti Gelora Bj Habibie, Alun-alun Lapangan Andi Makkasau dan Taman Mattirotasi.

Menurut Akbar Ali, Parepare juga memiliki spot wisata belanja seperti pasar Senggol yang dikenal dengan pakaian cakar, Balai Ainun, monumen korban 40 ribu jiwa dan lainnya.

Banyaknya dimensi wisata di Kota Parepare menjadikan kota ini sebagai salah satu kota yang ramah dikunjungi dan atas dasar itupula Parepare diganjar penghargaan sebagai Kota Inovative Tourism Destination.

CNN Indonesia Awards merupakan ajang penghargaan pertama yang digelar CNN Indonesia. Untuk ajang penghargaan perdana ini, CNN Indonesia memilihkan topik “Dari Sulsel untuk Nusantara.(muh).