SOPPENG, SAR.COM-SMP Negeri 4 Marioriawa sukses melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertajuk “MPLS RAMAH” pada tanggal 14–18 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi siswa baru untuk beradaptasi dengan dunia SMP yang menyenangkan dan membentuk karakter. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Jumriah, S.Pd., M.Si. menyampaikan bahwa MPLS bukan sekadar agenda tahunan, tetapi awal perjalanan menjadi pelajar tangguh, berkarakter, dan sehat secara emosional. “Setiap anak harus merasa diterima tanpa tekanan, tanpa rasa takut, dan tanpa perundungan. Sekolah ini adalah rumah kedua yang ramah bagi semua,” tegasnya.
Selama lima hari pelaksanaan, para peserta didik baru dikenalkan pada lingkungan sekolah seperti ruang kelas, laboratorium IPA, perpustakaan, UKS, lapangan, taman, serta fasilitas digital. Panitia dari OSIS tampil sebagai kakak pembimbing yang hangat dan inspiratif. Mereka membimbing adik kelasnya melalui berbagai kegiatan seperti senam pagi, games kebersamaan, tur sekolah, hingga sesi refleksi sore yang penuh makna. Semua dirancang untuk menciptakan kesan pertama yang positif dan membekas lama dalam ingatan siswa baru.
Salah satu ciri khas MPLS RAMAH tahun ini adalah integrasi 8 Dimensi Profil Lulusan yang menjadi fondasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), yaitu: (1) Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, (2) Kewargaan, (3) Penalaran kritis, (4) Kreativitas, (5) Kolaborasi, (6) Kemandirian, (7) Kesehatan fisik dan mental, serta (8) Komunikasi. Materi disampaikan melalui metode yang menyenangkan: diskusi terbuka, praktik langsung, hingga permainan kolaboratif yang melatih kerja sama dan empati sejak dini.
Selain itu, siswa juga dikenalkan dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dicanangkan Kemendikbudristek untuk membentuk generasi emas. Ketujuh kebiasaan itu adalah: (1) Bangun pagi, (2) Ibadah tepat waktu, (3) Olahraga teratur, (4) Makan sehat dan bergizi, (5) Belajar dengan semangat, (6) Bermasyarakat aktif, dan (7) Tidur lebih awal. Kebiasaan ini tidak sekadar dikenalkan, tapi dipraktikkan langsung dalam rutinitas harian MPLS agar menjadi bagian dari gaya hidup siswa sejak hari pertama sekolah.
Dengan pendekatan menyeluruh yang menggabungkan pengenalan lingkungan, penguatan karakter, pembiasaan positif, serta semangat gotong royong dan empati, MPLS RAMAH di SMP Negeri 4 Marioriawa menjadi bukti nyata bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi tempat bertumbuh. Suasana hangat, bimbingan penuh cinta, dan semangat kolaboratif menjadi bekal awal siswa baru dalam menempuh jenjang pendidikan menengah pertama yang berkualitas dan bermakna.
Penulis:Jumriah, S.Pd., M.Si.