SOPPENG, SAR.COM-Para petani Lombok di Welonge Desa Laringgi,Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng mengeluhkan harga Lombok besar yang mereka panen terus anjlok.
Akibatnya, para petani harus rela mengalami kerugian jika harga cabai terus turun hingga mencapai titik terendah.
Saat ini harga Lombok besar di tingkat petani hanya dihargai Rp 5 ribu/kg. Padahal, sebelumnya harga cabai besar mencapai Rp 10 ribu/kg. Kondisi tersebut membuat petani terpukul karena harus mengalami kerugian besar apabila harga cabai besar terus mengalami penurunan terutama saat panen raya.
Isman (36) salah satu petani dari Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa mengatakan, saat ini para petani Lombok besar sudah memasuki masa panen raya. Namun melimpahnya stok tersebut juga diikuti dengan merosotnya harga.
Secara berangsur-angsur, harga cabai terus jatuh hingga saat ini hanya mencapai 5 ribu per kilogram ucapnya dengan nada sedih.
Kalau harga terus begini Lanjut Isman maka modal kami tidak bisa kembali alias merugi terangnya.
Hal senada diungkapkan oleh Asri Petani Lombok besar juga menurutnya Penurunan harga ini memicu kerugian besar karena ongkos produksi yang tinggi tidak sebanding dengan pendapatan dari hasil panen.
Terpisah Rahmatan Sabtu(24/01/2026) Petani Lombok besar di Kelurahan Attangsalo, Kecamatan Marioriawa, mengatakan bahwa kalau harga terus anjlok seperti ini rasanya kita sudah mau lagi tanam lombok tapi mau diapa itu adalah pekerjaan kami karena terkadang juga mahal ji katanya.(ton)