Wali Kota Pare Pare:Reuni SMA Negeri 1 Pare Pare Tidak hanya Mempererat silaturahmi tapi juga Mempromosikan Wisata

Ket Gambar:Wali kota parepare  Tasming Hamid baju putih foto bersama alumni tahun 1986 (foto IS)
PAREPARE, SAR.COM-Suasana penuh kehangatan dan nostalgia mewarnai pelaksanaan Reuni 40 Tahun Alumni 1986 SMA Negeri 1 (SMANSA) Parepare yang digelar hari ini Senin, 23 Maret 2026 dengan mengusung konsep eksplorasi destinasi wisata kota.

Kegiatan ini turut dihadiri politisi partai Nasdem yang juga merupakan Wali Kota Parepare, Tasming Hamid (TSM) sebagai bentuk dukungan terhadap peran alumni dalam membangun daerah.

Mengangkat tema kebersamaan dan kebanggaan terhadap kota kelahiran, para alumni tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga mengikuti rangkaian city tour yang memperkenalkan kembali berbagai ikon wisata di Parepare.

Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Monumen Cinta Habibie-Ainun, Anjungan Cempae, Kebun Raya Jompie, serta Stadion Gelora BJ.Habibie yang kini dikenal sebagai markas kebanggaan klub sepak bola PSM Makassar dan beberapa ikonik kota.

Dalam sambutannya, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan reuni yang tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga berkontribusi dalam mempromosikan potensi wisata daerah,

Ia berharap alumni yang tinggal di luar kota Parepare dapat mempromosikan kota kita ini ,baik melalui media sosial maupun bercerita kepada keluarga atau kerabat lainnya, para alumni dapat menjadi duta wisata yang turut memperkenalkan keindahan Kota Parepare kepada masyarakat luas.

Ketua panitia reuni menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ajang temu kangen yang bermakna, dengan menghadirkan pengalaman baru melalui kunjungan ke destinasi wisata unggulan kota.

Kami ingin menghadirkan reuni yang berbeda, tidak hanya berkumpul, tetapi juga menghidupkan kembali kenangan sambil melihat perkembangan kota tercinta,” ujarnya.

Antusiasme para alumni terlihat sejak awal kegiatan yang diawali dengan senam gembira hingga penutupan.

Tawa, cerita lama, serta semangat kebersamaan menjadi warna utama dalam reuni ini. Diharapkan, momentum 40 tahun ini menjadi penguat ikatan persaudaraan sekaligus inspirasi untuk terus berkontribusi bagi almamater dan daerah.

Reuni 40 tahun ini pun menjadi bukti bahwa kebersamaan yang terjalin sejak bangku sekolah tetap hidup dan semakin bermakna seiring perjalanan waktu. (*)