SOPPENG SAR.COM– Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menerima dan memberikan arahan kepada tiga tenaga kesehatan yang terpilih menjadi petugas pendamping jemaah haji asal Kabupaten Soppeng. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Soppeng, Senin (13/4/2026).
Ketiga tenaga kesehatan ini berhasil lolos seleksi yang diselenggarakan Kementerian Haji dan Umrah melalui proses yang ketat serta transparan, yang terbagi menjadi tiga tahapan: seleksi berkas, Computer Assisted Test (CAT), dan wawancara. Keberhasilan mereka menjadi bukti kualitas sumber daya manusia kesehatan di daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Dalam kesempatannya, H. Suwardi Haseng menyampaikan ucapan selamat dan menekankan pentingnya tugas yang diemban. “Tugas ini adalah amanah besar. Layani jemaah dengan sepenuh hati, jaga kesehatan, dan tunjukkan dedikasi sebagai representasi daerah,” pesannya. Ia juga berpesan agar para petugas senantiasa menjaga profesionalisme dan memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi jemaah haji asal Kabupaten Soppeng selama berada di Tanah Suci.
Adapun ketiga tenaga kesehatan yang terpilih berasal dari berbagai instansi pelayanan kesehatan di daerah, yaitu:
1. dr. Andi Risqah dari UPTD Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu (PSC 119) Soppeng sebagai dokter Kloter 1;
2. Kasniah, S.Kep., Ns dari Puskesmas Batu-Batu sebagai perawat Kloter 1;
3. Sri Muliana, S.Kep., Ns dari Puskesmas Goarie sebagai perawat Kloter 21.
Hal menarik lainnya, salah satu petugas, Sri Muliana, merupakan tenaga ASN PPPK Paruh Waktu. Hal ini menunjukkan bahwa seleksi tenaga kesehatan haji dilaksanakan secara terbuka dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh tenaga kesehatan yang memenuhi syarat, tanpa membedakan status kepegawaian.
Ketiga petugas ini masuk dalam Angkatan I yang bertugas di bawah naungan Kementerian Haji dan Umrah pada penyelenggaraan haji tahun ini. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan dukungan kesehatan yang optimal, sehingga jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman.(ton)