SOPPENG, SAR.COM– Kesedihan menyelimuti kawasan Pasar Sentral Soppeng, Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, Jumat pagi ini. Seorang pria bernama Muh. Saing (50 tahun) ditemukan meninggal dunia di tempat yang selama ini menjadi tempat ia mencari nafkah sekaligus tinggal seorang diri.
Peristiwa menyayat hati ini terjadi sekitar pukul 09.30 WITA. Sebelum ditemukan tak bernyawa, saksi mata menceritakan momen terakhir korban masih sempat memanggil warga sekitar pukul 08.30 WITA. Saat dihampiri, korban sudah tampak lemah. Warga yang melihat kondisinya langsung mengajak almarhum bersyahadat dan mengingat Allah, sebelum meminta bantuan orang lain untuk memeriksa keadaannya.
Namun tak lama berselang, saat warga kembali mendatangi tempat istirahatnya, Muh. Saing sudah tidak bergerak dan tak lagi merespons panggilan. Warga yang terharu dan panik segera menghubungi pihak berwenang.
Personel Piket Polsek Lalabata, Satreskrim, dan tim Inafis Polres Soppeng di bawah pimpinan Aiptu Fitra Jaya segera tiba di lokasi. Mereka melakukan pemeriksaan saksama di tempat kejadian dan mengumpulkan keterangan warga, sebelum jenazah dievakuasi ke RSUD Latemmamala Soppeng.
Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis dan aparat menunjukkan ada darah keluar dari mulut korban yang diduga akibat pecahnya pembuluh darah, serta pembengkakan pada perut, betis, dan kaki yang diduga berhubungan dengan riwayat penyakit yang diderita selama ini. Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di seluruh tubuh korban.
Keluarga besar almarhum menerima musibah ini dengan lapang dada, namun memohon agar jenazah tidak diautopsi demi menghormati keinginan terakhir dan adat istiadat. Keinginan ini pun dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang diserahkan kepada pihak berwenang.
Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., turut menyampaikan belas sungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum.
"Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Kami memohon kepada seluruh masyarakat untuk tidak berspekulasi liar maupun menyebarkan informasi yang belum pasti, serta berikan ruang dan rasa hormat sepenuhnya bagi keluarga yang sedang berduka," ujarnya.
Setelah semua proses selesai, jenazah Muh. Saing diserahkan kembali kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum wilayah Laburawung, Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, hari ini juga.(*)