Ketgam: Bupati Suwardi Haseng Foto bersama Pembalap Athar
SOPPENG, SAR.COM — Suasana di Sirkuit Larakkiang, Pakkanrebete, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, berubah menjadi panggung balap yang penuh semangat. Ajang Bhayangkara Cup III sekaligus Final Kejurprov Grasstrack dan Motocross 2026 yang berlangsung Sabtu–Minggu, 31 Oktober–1 November 2026, menghadirkan persaingan yang memukau, terutama di antara dua pembalap nasional berbakat: Muhammad Athar Alghifari dari tim McJoe dan Mohammad Zidane Alnesa Pratama dari tim AMS.
Duel keduanya menjadi salah satu momen paling dinanti dan disorot penonton, termasuk Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng. Dari tepi lintasan, Bupati tampak sangat antusias menyaksikan aksi saling-salip yang terjadi di setiap putaran. Berkali-kali beliau menunjuk ke arah lintasan saat Athar dan Zidan bergantian memimpin jalannya balapan, menunjukkan betapa serunya persaingan keduanya.
Yang membuat momen ini semakin istimewa, setiap kali Athar maupun Zidan menunjukkan keunggulan di setiap putaran yang melewati garis finis, Bupati Suwardi Haseng tak segan memberikan apresiasi berupa hadiah langsung bernilai jutaan rupiah! Semangat itu pun menular kepada pihak lain — Ketua KONI Soppeng Andi Muhammad Sadri, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, Ketua DPRD Soppeng Andi Muhammad Farid, anggota DPRD Muhammad Topan, hingga pengusaha travel umrah turut menyisihkan dana untuk memberikan hadiah uang tunai bagi para pembalap berprestasi.
Persaingan paling memanas terlihat di kelas Trail Standard 4T 155cc Open. Athar dan Zidan tampil dengan penuh keyakinan, menampilkan teknik berkendara yang matang dan keberanian luar biasa di tengah padatnya peserta lain. Tak hanya mereka berdua, kehadiran nama-nama besar seperti Aldo Bilkis dan Angga Sapurede pun menambah keistimewaan kejuaraan kali ini.
Di bawah terik matahari yang menyentuh angka 33 derajat Celsius, semangat tak surut sedikit pun. Lintasan yang menuntut konsentrasi tinggi, ketahanan fisik prima, dan strategi matang membuat setiap putaran menjadi tontonan yang menegangkan sekaligus mengagumkan.
Bhayangkara Cup III ini bukan sekadar ajang memperebutkan trofi dan gelar juara. Lebih dari itu, ajang ini menjadi bukti nyata kebersamaan — di mana Pemerintah Daerah, institusi kepolisian, KONI, tokoh masyarakat, dan dunia usaha bersatu memberikan dukungan nyata bagi para atlet balap motor. Kehadiran Bupati Suwardi Haseng bersama jajaran Forkopimda dan para pemberi hadiah menjadi penyemangat luar biasa bagi para pembalap, sekaligus membuktikan bahwa Soppeng serius mendukung tumbuhnya bibit-bibit unggul di dunia olahraga otomotif. Semoga semangat balap yang sportif ini terus berkembang dan melahirkan juara-juara baru dari Soppeng (ton)