Tak Terpisahkan dari Pengabdian Bhayangkari Cabang Soppeng Salurkan Tali Asih Kepada Keluarga Almarhum

 

SOPPENG, SAR.COM — Kebersamaan dan kepedulian dalam keluarga besar Polri tidak berakhir saat masa pengabdian seseorang selesai. Hal itu dibuktikan langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng, Ny. Anie Hari Budiyanto, yang menyalurkan tali asih kepada keluarga almarhum personel dan ASN Polres Soppeng, Selasa (3/11/2026).
 
Kegiatan bertema "Bhayangkari Peduli" ini berlangsung penuh kehangatan, turut didampingi Seksi Sosial dan pengurus Bhayangkari Cabang Soppeng. Dua keluarga yang menerima kunjungan dan bantuan tersebut adalah Iramayani, istri almarhum Aipda Ashar Ladai (Satlantas Polres Soppeng), serta Sahrilili, suami almarhumah ASN Polsek Lalabata.
 
Penyerahan tali asih ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud nyata bahwa institusi Polri dan Bhayangkari tetap hadir dan peduli pada keluarga yang telah ditinggalkan.
 
"Pengabdian seorang anggota Polri maupun ASN tidak berhenti sebagai catatan kedinasan. Ada keluarga yang turut menjadi bagian dari perjalanan pengabdian tersebut. Karena itu, perhatian dan kepedulian kepada keluarga yang ditinggalkan harus terus kita jaga sebagai wujud kebersamaan dan rasa kekeluargaan," ungkap Kapolres Soppeng.
 
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng Ny. Anie Hari Budiyanto menyampaikan bahwa Bhayangkari hadir tidak hanya saat suami bertugas, tetapi juga hadir untuk saling menguatkan di saat-saat sulit.
 
"Melalui kegiatan Bhayangkari Peduli ini, kami ingin menyampaikan bahwa keluarga besar Polri tidak berjalan sendiri. Semoga tali asih yang diberikan dapat menjadi bentuk perhatian, mempererat silaturahmi, serta memberikan manfaat dan semangat bagi keluarga penerima," tuturnya dengan nada tulus.
 
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pengabdian dan kebersamaan adalah satu kesatuan di mana perhatian terhadap keluarga personel selalu menjadi bagian penting dari ikatan yang telah terjalin. Semangat kekeluargaan inilah yang terus dijaga, agar tak ada satu pun anggota keluarga besar Polri yang merasa sendirian.(ton)