SOPPENG, SAR.COM — Perayaan tradisi Pattaungen warga Dusun Bera, Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, tak hanya menjadi ajang syukur dan pelestarian budaya, tetapi juga membawa berkah tersendiri bagi para pedagang kaki lima yang memanfaatkan momen tersebut.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 29 Agustus sampai 31 Agustus 2026 ini berlangsung meriah, diwarnai kesenian khas Bugis seperti Mappadendang dan Mattojang yang menarik warga dari berbagai penjuru untuk hadir. Kerumunan pengunjung yang memadati lokasi acara secara otomatis membuka peluang ekonomi bagi para pedagang.
Puluhan lapak pedagang bermunculan di sepanjang jalan menuju lokasi dan di sekitar area kegiatan. Mulai dari jajanan , makanan ringan, minuman segar, hingga kebutuhan sehari-hari tersaji rapi di lapak-lapak sederhana tersebut.
Bagi warga Dusun Bera dan sekitarnya, kehadiran para pedagang justru melengkapi suasana kemeriahan. Selain bisa menikmati pertunjukan budaya, warga juga dimudahkan dalam memenuhi kebutuhan konsumsi selama acara berlangsung.
Kegembiraan ini mempertegas bahwa tradisi Pattaungen bukan sekadar warisan leluhur yang menguatkan kebersamaan, melainkan juga menjadi sumber berkah yang mengalir hingga ke pelaku usaha kecil di lingkungan masyarakat.(ton)