Di Balik Semarak HUT RI ke-81, Warga RK Gellenge Masih Bertahan dengan Listrik Tenaga Air Sederhana

 
SOPPENG, SAR.COM — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di mana-mana. Bendera Merah Putih berkibar di tiap rumah, lomba-lomba digelar dengan sukacita, dan semangat kebangsaan berkobar di dada setiap warga. Namun di tengah kemeriahan itu, makna kemerdekaan yang sesungguhnya belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh masyarakat. Masih banyak ketimpangan yang tersisa, salah satunya akses penerangan listrik.
 
Di Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, tepatnya di Desa Bulue, Dusun Mattirobulu, wilayah RK Gellenge menjadi salah satu bukti nyata ketimpangan tersebut. Meski negara telah merdeka selama 81 tahun, warga di kawasan itu belum tersentuh jaringan listrik resmi dari PLN sama sekali.
 
Untuk menerangi rumah mereka di malam hari, warga RK Gellenge harus mengandalkan tenaga air. Pembangkitan sederhana ini dibangun dan dikelola sepenuhnya oleh kekuatan masyarakat sendiri  bermodalkan dana mandiri serta alat seadanya yang tersedia. Tanpa dukungan fasilitas memadai, tenaga listrik yang dihasilkan pun jauh dari maksimal. Sering kali tegangan tak stabil, hanya cukup untuk menyalakan beberapa lampu saja, dan kerusakan mudah terjadi karena keterbatasan peralatan.
 
Kemerdekaan seharusnya bukan sekadar bebas dari penjajahan fisik, melainkan juga bebas dari keterbatasan, bebas dari ketertinggalan, dan bebas menikmati hak-hak dasar sebagai warga negara. Cahaya lampu listrik adalah salah satu simbol kemajuan. 
 
Ketimpangan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Kemerdekaan yang telah diraih para pahlawan harus diisi dengan usaha nyata untuk meratakan pembangunan termasuk memastikan setiap sudut negeri, hingga pelosok RK Gellenge di Desa Bulue, bisa menikmati penerangan yang layak dan terang.
 
Semoga peringatan HUT RI ke-81 ini bukan sekadar perayaan kemenangan masa lalu, melainkan juga momentum untuk terus berjuang menghapus ketimpangan, sehingga makna kemerdekaan benar-benar terasa merata bagi seluruh rakyat Indonesia.(ton)