SOPPENG, SAR.COM— Antusiasme tak terbendung dari ribuan warga membanjiri sepanjang jalur pawai organisasi di Kecamatan Marioriawa, menandai puncak perayaan HUT RI ke-81 yang begitu meriah pada Selasa, 18 Agustus 2026. Sebuah euforia kemerdekaan yang masih membara pasca 17 Agustus, terekam jelas dari sorak sorai dan decak kagum penonton.
Sejak awal, suasana sudah memanas. Sepanjang jalanan, ribuan warga dari berbagai usia, tua muda, berjejer rapat di sisi kiri dan kanan, menanti setiap langkah peserta pawai. Mata mereka berbinar, tangan tak henti melambai, dan teriakan semangat membahana menyambut setiap grup yang melintas. Kehadiran 5 Grup Musik Patrols dengan harmonisasi irama khasnya, sontak memecah keheningan dengan dentuman perkusi yang memukau. Tak kalah gempita, Grup Marcinband menyajikan alunan melodi yang syahdu namun penuh semangat, membuat kepala penonton mengangguk mengikuti irama.
Namun, puncak "riuh" itu benar-benar meledak ketika seluruh peserta pawai, satu per satu, memasuki Lapangan Sepak Bola Hammade Kasim Desa Patampanua. Lautan manusia di pinggir lapangan bergemuruh, menyambut para peserta dengan tepuk tangan bergemuruh dan sorakan yang memekakkan telinga. Di tengah lapangan, di bawah tatapan ribuan pasang mata, baik Grup Patrols maupun Marcinband, menampilkan performa dan display terbaik mereka.
Dengan gerakan presisi yang mengagumkan, formasi yang indah terangkai apik, dan alunan melodi yang membius, mereka sukses menghipnotis setiap pasang mata dan telinga. Setiap dentuman drum yang heroik, setiap tiupan terompet yang menggetarkan jiwa, seolah menyihir penonton untuk larut dalam suasana. Penonton tak henti berdecak kagum, bersorak gembira, bahkan beberapa di antaranya ikut bernyanyi atau menggoyangkan badan mengikuti irama. Pemandangan ini menciptakan atmosfer kebanggaan dan kebahagiaan yang begitu pekat, menjadi penutup perayaan kemerdekaan yang tak akan terlupakan.
Kegiatan pawai organisasi ini bukan hanya sekadar tontonan, melainkan sebuah manifestasi nyata dari persatuan, semangat kebersamaan, dan bukti bahwa euforia kemerdekaan akan terus bergaung di hati masyarakat Marioriawa.(ton