"Mimpi yang Diberi Ruang"BNI dan Pemkab Soppeng Dorong Kolaborasi Demi Pendidikan Berkualitas

 
SOPPENG, SAR.COM — Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mendorong kolaborasi lintas sektor demi pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui program BNI Sahabat Sekolah Rakyat, bantuan buku tabungan dan apresiasi prestasi diserahkan kepada para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Soppeng.
 
Kegiatan bertema "Mimpi yang Diberi Ruang" berlangsung di Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Soppeng, Rabu (4/11/2026).
 
Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Dipa, M.Si., hadir dalam kegiatan hasil kerja sama BNI dengan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Soppeng.
 
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Dipa, Pemkab Soppeng menyampaikan apresiasi kepada BNI atas kontribusi dan kepeduliannya terhadap pengembangan sektor pendidikan.
 
"Pendidikan merupakan salah satu instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan sekaligus membuka kesempatan bagi setiap anak untuk memperoleh masa depan yang lebih baik. Peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk dunia usaha dan lembaga perbankan," tegas pesan Bupati.
 
"Kolaborasi antara dunia perbankan dan dunia pendidikan merupakan wujud gotong royong yang sangat esensial dalam membangun masa depan bangsa, khususnya di daerah kita tercinta," tambahnya
 
Melalui program ini, BNI memberikan 100 buku tabungan kepada siswa-siswi sebagai langkah menanamkan budaya menabung dan literasi keuangan sejak dini. Selain itu, BNI juga memberikan apresiasi kepada sejumlah siswa yang berhasil mengukir prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
 
Bupati berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus berkembang, berprestasi, dan tidak merasa rendah diri karena keterbatasan ekonomi. "Berani bermimpi besar dan manfaatkan setiap kesempatan untuk meraih cita-cita," pesannya.
 
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. Dipa, M.Si., menyampaikan tiga pesan penting kepada para siswa: berani bercita-cita setinggi mungkin, tidak takut menghadapi kegagalan, dan selalu menerapkan standar maksimal dalam setiap proses pembelajaran.
 
"Jangan memakai standar minimal, tetapi pakailah standar maksimal. Kalau kita belajar, harus punya standar maksimal dan berusaha menjadi yang terbaik," ujarnya memberi motivasi.
 
Pihak BNI juga menyampaikan rencana pengembangan kerja sama ke depan, termasuk kemungkinan penerapan sistem absensi sekolah digital berbasis Face ID. Dukungan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sekaligus komitmen BNI dalam mendukung program pemerintah di bidang pendidikan. BNI juga berkomitmen mencatat harapan sekolah agar ke depan seluruh siswa dapat memperoleh fasilitas tabungan.
 
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Soppeng, Arni Arjilla, S.Pd., M.Pd., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BNI Cabang Soppeng, BNI Cabang Sengkang, serta Pemerintah Kabupaten Soppeng atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan. Ia berharap program ini dapat diperluas agar seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama.

 
Beberapa siswa yang menonjol turut mendapat penghargaan, antara lain:
 
Suci Nurhikmah  Juara II Cerita Pendek tingkat nasional
Putri Sheril Mahera Meraih 4 penghargaan sekaligus dalam Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Soppeng 2026: Best Performance, Best Photogenic, Favorite, dan Best Colour III kategori Dewasa
 
Selain penyerahan buku tabungan dan apresiasi siswa, BNI juga menyerahkan bantuan Cerdas Menabung, Cerdas Sekolah, serta Peduli Bersama kepada pihak sekolah, dan plakat penghargaan kepada Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Soppeng.
 
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Soppeng Taufik Ramli, S.STP., M.M., Pimpinan BNI Soppeng M. Pagi Ressa, Pimpinan BNI Cabang Cabenge Rosidayanti, Tim Leader Hasbianto, serta jajaran tenaga pendidik dan para siswa.
 
Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap sinergi antara pemerintah daerah, dunia perbankan, dan lembaga pendidikan terus diperkuat untuk memperluas kesempatan belajar, menumbuhkan kemandirian, serta mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.(*)